Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 September 2010

Alice In Wonderland


Film ini bercerita mengenai Alice di dunia Wonderland tetapi dari sisi yang berbeda. Kenapa saya bilang dari sisi yang berbeda? Karena pada awalnya Alice mengira bahwa ini hanyalah mimpinya saja dan bukan sebuah kenyataan. Ceritanya di mulai ketika Alice yang sejak kecil selalu bermimpi buruk mengenai kucing yang bisa berbicara dan sebagainya, yang sebenarnya merupakan kehidupan di Wonderland tersebut. Kemudian pada saat Alice berumur 19 tahun, akhirnya Alice bertemu dengan seekor kelinci dan terperosok dalam sebuah lubang yang pada akhirnya membuat Alice datang ke dalam Wonderland dan dari situlah pertualangan tersebut dimulai.

Kemudian, ketika Alice berada di Wonderland, Alice menemukan sebuah banyak sekali hal baru dan aneh yang baru saja dia jumpai dan Alice menyangka bahwa itu semua adalah mimpinya. Kemudian, Alice juga ditakdirkan untuk membunuh Jabberwocky yang merupakan musuh besarnya di Wonderland tersebut, yang merupakan binatang kesayangan Ratu merah. Kemudian ceritanya berlanjut dari pertualangan Alice berada di Wonderland, bertemu dengan penghuni di sana, sampai mengambil pedang Vorpal dan pada akhirnya berhasil membunuh Jabberwocky.

Menurut saya, Alice in Wonderland ini merupakan film yang bagus karena banyak mengajarkan hal mengenai keberanian di dalamnya untuk bisa membela yang benar dan mengambil sebuah keputusan yang benar. Kemudian nilai lain yang terdapat dalam film ini yaitu sebuah nilai kebaikan, yaitu ketika kita berbuat baik terhadap seseorang dengan tulus, maka hal itu akan berbuah baik juga kepada kita. Film ini juga mengajarkan mengenai tidak selamanya kekuasaan dan ketakutan itu lebih baik daripada cinta, karena ketika kita mencintai atau hormat kepada seseorang hanya karena sebuah ketakutan, hal tersebut menjadi sebuah kepalsuan di dalamnya.

Satu kalimat yang paling saya sukai yang disebutkan oleh ayah Alice kepada Alice yaitu
"Di dunia ini memang ada hal yang mustahil untuk dilakukan. Tetapi, satu cara untuk membuat hal tersebut menjadi tidak mustahil adalah dengan percaya bahwa hal tersebut tidak mustahil untuk di lakukan atau didapatkan"
Ketika kita percaya bahwa hal tersebut tidak mustahil untuk dilakukan, dari sebuah kepercayaan dan kemauan itulah akan dibuka sebuah jalan, dan dengan niat yang tulus dan juga sebuah komitmen, hal tersebut akan menjadi nyata. Mengapa kita harus membatasi diri kita dengan kata "mustahil", ketika kita melihat betapa ajaibnya keindahan bumi, tata surya, dan galaksi didalamnya?

Sabtu, 11 September 2010

I Not Stupid


Film ini bercerita tentang persahabatan 3 anak laki-laki: Terry Khoo, Liu Kok Pin, dan Ang Boon Hock. Mereka bertiga berada di kelas EM3 atau bisa dikatakan, kelas paling bawah. Film ini diadaptasi dari lingkungan Singapura yang membuat suatu pendidikan yang keras dengan adanya tingkatan kelas. Kelas EM3 bisa dibilang kelas yang paling bawah, paling bodoh dan juga paling nakal, dan bisa dibilang sudah tidak ada harapan lagi buat anak-anak yang ada dikelas ini.

3 anak laki-laki ini memiliki permasalahan dan kehidupan yang berbeda-beda. Terry Khoo terlahir sebagai seorang anak dari keluarga yang kaya namun  terlalu penurut dan patuh terhadap orang tuanya sehingga dia sendiri tidak tahu apa yang harus dia lakukan. Sementara Liu Kok Pin terlahir sebagai seorang anak yang mempunyai bakat menggambar yang luar biasa, tetapi hidup dalam sebuah keluarga yang menginginkan dia menjadi seorang anak yang pintar dan di akui di Singapura. Terakhir Ang Boon Hock adalah seorang anak yang selalu berusaha membela teman-temannya dan berjuang menjadi lebih baik lagi. Film ini berkisah tentang persahabatan mereka bertiga, juga mengenai sekolah dan keluarga.

Film ini sangat bagus untuk di lihat karena mengajarkan mengenai arti sebuah pendidikan. Terkadang banyak orang yang mengartikan sebuah pendidikan itu hanyalah sebuah gelar dan nilai yang bagus, tanpa melihat dari kepribadian serta bakat yang sebenarnya dimiliki oleh pribadi itu sendiri, yang mungkin ketika bakat itu dikembangkan dengan maksimal akan memperoleh hasil yang memuaskan, dan tentu saja semuanya dijalani atas dasar keinginan dan kesenangan terhadap bakat atau hobby tersebut.

Film ini juga mengajarkan mengenai komunikasi seorang anak di dalam keluarganya. Terkadang anak menjadi korban di dalam keluarganya, ketika mereka harus menuruti keinginan orang tuanya tanpa memperdulikan kebutuhan sang anak sendiri. Kebanyakan selama ini banyak sekali terjadi konflik antara anak dengan orang tua karena tidak adanya komunikasi di antara kedua belah pihak yang menyebabkan konflik itu tersebut. Begitu juga antara pihak sekolah dan murid, terkadang sekolah itu bukan hanya sebuah media untuk memberikan pendidikan, tapi juga terlebih kepada pendekatan terhadap siswa tersebut dan memberikan sebuah harapan dan juga membantu di dalam perkembangannya.

Apabila kita mengambil kesimpulan secara keseluruhan, maka film ini mengajarkan kita mengenai pentingnya sebuah komunikasi di dalam sebuah keluarga ataupun di sekolah dan juga pentingnya untuk mempunyai sikap dan berbuat baik terhadap orang lain. Semoga film ini bisa memberikan kita pelajaran yang berharga untuk menjalani kehidupan ini lebih baik lagi.